Polman_Lingkar Nusantara. Com-Diduga ada rekayasa hasil seleksi Dewan Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), dua orang panitia mengundurkan diri. Dari dua orang tersebut, yakni Drs. Muhlis Hamnan, MM., selaku ketua dan Prof. Dr. H. Anwar Sewang., M. Ag., selaku anggota Panitia seleksi Dewan Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar (Pansel DP Polman) .
Pengunduran diri dua panitia itu, karena ada salah seorang panitia yang diduga merekayasa hasil seleksi yang telah disepakati di rapat Pleno.
Menurut ketua panitia seleksi Dewan pendidikan Polman Muhlis Hamnan, bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari panitia seleksi, karena
Sudah tidak ada kecocokan dengan panitia yang lain serta kesepakatan hasil rapat yang kami setujui terkait peserta yang lolos seleksi tidak sesuai dengan hasil yang diumumkan.
“Selain ketidakcocokan dengan panitia yang lain juga Hasil Pleno yang telah disepakati ternyata berbeda dengan yang diumumkan, jadi saya sudah menghadap dan menyampaikan lansung kepada Pj Bupati terkait pengunduran diri saya,” Ujarnya.
Dalam surat pengunduran diri Ketua Panitia Seleksi Dewan Pendidikan tertuang bahwa dirinya tidak bertanggung jawab terhadap apapun hasil keputusan dari Panitia Seleksi Dewan Pendidikan PolMan.
Sementara itu ketua Lsm Mandat M. Patman menuturkan, bahwa dari awal Pembentukan Pansel DP PolMan ini sudah menjadi sorotan dikarenakan dari berbagai masalah yang ada di PolMan kenapa tiba-tiba muncul Pansel DP karena tidak ada urgensinya masih banyak masalah yang lebih penting dari pada Pansel DP.
“Masih banyak masalah yang lebih urgen daripada urusan Dewan Pendidikan, apalagi kita lihat nama-nama yang duduk dalam pansel ada beberapa yang diragukan SDMnya, dan masa dinas Pendidikan tidak dilibatkan dalam Pansel ini. ” Jelasnya.
Baharuddin ketua Lsm Limbas meminta kepada Pj Bupati PolMan selaku pemangku kebijakan dapat melakukan evaluasi terkait Panitia dan hasil keputusan Seleksi Dewan Pendidikan.
“Pj Bupati sebagai pemegang kebijakan tertinggi harus melakukan evaluasi terhadap masalah yang terjadi di Panitia seleksi Dewan Pendidikan, baik Panselnya maupun hasil seleksinya.” Ujarnya.
Hal yang sama diungkapkan ketua Lsm Apkan RI PolMan Abd. Rahman Yunus,
“Harusnya dinas Pendidikan dilibatkan dalam Pansel bukan orang tidak jelas yang dimasukkan jadi Panitia, sekarang hasilnya mala ribut dengan mundurnya Ketua dan salah satu anggota pansel dan mereka menyatakan tidak bertanggung jawab atas hasil putusan pansel.” Terangnya.
Abd. Rahman Yunus menambahkan, “kalau Ketua Pansel mundur dan menyatakan tidak bertanggung jawab terhadap apapun putusan Pansel, jadi saat ini keabsahan putusan menjadi tanda tanya di Masyarakat.” Pungkasnya.(Skr)