Lingkar Nusantara
Parepare – Satuan Lalu Lintas Polres Parepare kembali menggelar program Police Goes to School dalam rangka Operasi Keselamatan Pallawa 2026, yang telah memasuki hari ke-8 pelaksanaan. Kegiatan edukatif ini berlangsung di UPT SMK Negeri 2 Parepare, Jalan Jenderal Ahmad Yani No.151, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Senin (9/2/2026) pagi.
Pada kegiatan ini, Kasat Lantas AKP Muh. Arsyad bertindak selaku Pembina upacara pengibaran bendera merah putih, ia didampingi Kanit Kamsel Iptu Sumiati, Aipda H. Aswar, serta Bripka Umriani Umar.
Selaku Pembina upacara, AKP. Arsyad memimpin penghormatan saat bendera merah putih di kibarkan, ini sebagai simbol pembinaan dari kepolisian terhadap rasa bangga dan menghormati kemerdekaan yang telah di rasakan sampai saat ini, rasa cinta dan kebanggaan ini di tumbuhkan kembangkan di kalangan para pelajar melalui kehadiran anggota Polri di lingkungan dunia Pendidikan, tempat para generasi cerdas anak bangsa menimba ilmu pengetahuan.
Saat memberikan amanat, kesempatan itu dimanfaatkan Kasat AKP. Aryad untuk memberikan edukasi pengetahuan tentang tertib berlalu lintas yang perlu dan sangat perlu diketahui oleh para pelajar yang masih berusia belasan.
Edukasi tertib berlalu lintas tersebut berisi tentang budaya keselamatan berkendara sejak usia pelajar. Edukasi disampaikan secara komunikatif dan mudah dipahami, menyesuaikan dengan karakteristik pelajar sekolah menengah kejuruan.
Materi yang disampaikan antara lain, larangan berkendara sambil bermain handphone, larangan berkendara sambil berboncengan lebih dari satu, larangan berkendara melebihi batas kecepatan, larangan berkendara dengan perilaku gemar melawan arus, kelalaian tidak menggunakan helm pelindung kepala dan juga praktek balapan liar.
Keseluruhan larangan – larangan berkendara itu tidak dipungkiri kerap dilakukan oleh pengendara kelompok usia remaja (15-22 tahun), kata kasat lantas, tidak sedikit kecelakaan yang terjadi yang menimpa para pelajar karena menganggap himbauan dan larangan tersebut tidak berakibat fatal.
AKP Muh. Arsyad menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas, mengingat tingginya potensi pelajar sebagai pengguna sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu memahami aturan lalu lintas sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain edukasi umum, Kasat Lantas juga menyampaikan delapan sasaran pelanggaran prioritas dalam Operasi Keselamatan Pallawa 2026, meliputi penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan over dimensi dan over loading, penggunaan sirene dan rotator tidak sesuai peruntukan, pemasangan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan, kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum, kendaraan angkutan barang yang mengangkut orang, kendaraan tidak laik jalan, serta pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI.
Kegiatan Police Goes to School ini merupakan bagian dari langkah preventif Polres Parepare dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus mendukung terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan berkelanjutan di wilayah Kota Parepare.

















