Demo Korban Kredit Fiktif Lumpuhkan BNI Pinrang: “Kami Ditipu, Tapi Disuruh Bayar Lebih!”

PINRANG, LINGNUSA. COM – 9 Oktober 2025 Puluhan pensiunan yang menjadi korban dugaan kredit fiktif menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI Pinrang, Sulawesi Selatan. Aksi yang berlangsung sejak pagi itu membuat seluruh aktivitas pelayanan nasabah lumpuh total.

Mereka menuntut keadilan atas dugaan permainan kredit yang dilakukan oleh oknum di internal BNI Pinrang. Para korban menuturkan bahwa mereka hanya menerima pinjaman sebesar Rp100 juta, namun tercatat dalam sistem bank memiliki utang hingga Rp400 juta.

“Kami hanya menerima Rp100 juta, tapi di atas kertas harus membayar cicilan untuk Rp400 juta. Ini jelas penipuan yang sangat merugikan,” tegas Rusdi, Jenderal Lapangan aksi tersebut.

Menurut Rusdi, sebanyak 40 orang pensiunan telah menjadi korban dalam kasus ini. Mereka merasa hak-hak sebagai nasabah—terutama sebagai pensiunan—telah dilanggar secara sistematis.

Pihak BNI melalui Perwakilan BNI Regional Sulawesi Selatan, Muh Fahri, angkat bicara. Ia mengakui bahwa kasus tersebut sedang dalam proses penyelesaian. “Pengembalian dana dan penyelesaian administrasi untuk korban kredit fiktif sedang dalam proses,” ujarnya singkat.

Sementara itu, aksi yang berlangsung damai namun tegas ini berdampak langsung pada pelayanan nasabah lain. Beberapa warga yang datang untuk mengurus transaksi perbankan terpaksa pulang dengan kecewa karena seluruh operasional kantor dihentikan sementara.

Kasus ini menyoroti perlunya transparansi dalam layanan perbankan, terutama di institusi BUMN yang seharusnya melindungi masyarakat, bukan malah menjadi ladang permainan oknum tak bertanggung jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *