Barru, Lingnusa-Pelaksanaan Studi Karya Bakti Karang Taruna(SKBKT)se-Kabupaten Barru yang dilaksanakan di Topporeng Desa Nepo Kecamatan Mallusetasi,yang diadakan mulai tanggal 24 sampai 26 Oktober 2025.
Tepatnya pada hari Minggu Tanggal 26 Oktober 2025,,saat penutupan SKBKT sekaligus pengumuman acara Lomba,,Karang Taruna Kecamatan Soppeng Riaja menyatakan protes degan perbuatan. Saat diumumkan salah satu Lomba yakni Lomba Gapura, seluruh peserta KT SOPRI langsung meninggalkan tempat sebelum acara selesai setelah dibacakan pengumuman hasil Lomba Gapura yang menurut KT SOPRI penilaian juri TDK profesional.
Menurut salah satu anggota KT SOPRI,Gapura kami buat dgn karya lukis bukan dicetak sesuai dgn acara yg diperlombakan adalah karya.KT SOPRI tentang SKBKT Tahun 2025 di Topporeng Desa Nepo Kecamatan Mallusetasi TDK profesional,,TDK menghargai karya dan hanya melemahkan semangat pemuda pemudi Soppeng Riaja yang sangat antusias dlm Karang Taruna.
Satu kalimat dari salah satu peserta Karang Taruna Soppeng Riaja mengungkapkan”Ketika goresan tangan penuh cinta,tetapi terhapus oleh air hujan ditanah Topporeng”.











