SYUKUR HT
Polman, Lingkar Nusantara. Com– Kabar baik datang dari sektor pertanian Kabupaten polewali Mandar(Polman).provinsi Sulawesi Barat(Sulbar),Karena Para petani sudah mulai mengadopsi teknologi pertanian melakukan pemupukan padi disawah dengan menggunakan alat teknologi canggih dan modern, yakni drone.Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya operasional, serta memaksimalkan hasil panen.
Sejumlah pemilik lahan sawah di Polman telah mulai bekerja sama dengan PT.Biota ,dengan melakukan penyemprotan pupuk organik menggunakan teknologi drone.
H.Andi Mahmuddin selaku Silver Leader dari PT. Biota ,menjelaskan, bahwa Biotani hadir dengan meringankan biaya petani dalam melakukan pemupukan. Keringanan petani yang diberikan, karena hanya membayar 50 persen dari total biaya Rp. 2.840.000 per hektare dan sisanya dibayar setelah panen
“Sisanya biaya 50 persen dibayar setelah panen ketika hasil dan kualitas meningkat”,jelas H. A. Mahmuddin kepada Media,dilokasi penyemprotan di Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Rabu, 26/11/2025.
A.Mahmuddin,lanjutnya,tadi pagi kami telah melakukan penyemprotan(pemupukan)di Kelurahan Takatidung,Kecamatan Polewali,dan sore hari ini dilakukan ditempat ini,yakni di Desa Tumiling,Kecamatan Wonomulyo, dan Insya Allah besok pagi masih lanjut di Desa Tumpiling.
Dalam kerja sama,Biota melakukan pendampingan kepada petani sampai panen,dengan pemupukan selama 4 kali menggunakan teknologi drone.pupuk dan racun semua disiapkan oleh Biota. Petani hanya menyiapkan biaya 50 persen, karena yang kerja adalah kami
“Dengan menggunakan drone, pemupukan bisa dilakukan lebih cepat dan merata. Selain efisiensi waktu, penggunaan drone juga mengurangi risiko kerusakan tanaman akibat terinjak dengan pemupukan manual”,ucap A. Mahmuddin.
Keunggulan Penggunaan Drone untuk Pemupukan, tambah A. Mahmuddin, yakni, Efisiensi Waktu, Pemupukan lebih cepat dibandingkan metode manual.
Pemerataan Pupuk tersebar merata di seluruh area sawah.
Tidak ada lagi risiko tanaman terinjak saat pemupukan.
Mampu menjangkau area yang sulit diakses.
Mengurangi biaya tenaga kerja dan penggunaan pupuk yang lebih efisien.
A. Mahmuddin berharap,Semoga inovasi ini dengan menggunakan teknologi drone bermanfaat dan hasil produksi petani bisa meningkat dan berkualitas”, harapnya.
A. Mahmuddin menambahkan,bahwa PT. Biota lahir sejak tahun 2007 yang berkantor pusat di Makassar,dan sudah memiliki Kantor cabang disejumlah daerah,bahkan telah memiliki Kantor cabang di Pulau Jawa dan Jakata. PT. Biota, selain bergerak dibidang Pertanian, juga memiliki teravel wisata, Umroh dan Haji”, tambah A.Mahmuddin.
S
ekretaris Dinas pertanian dan pangan(Distanpan)Kabupaten Polman,Akhmad Farid menyampaikan apresiasinya kepada PT. Biota dalam menjalin kerja sama dengan petani di Kabupaten Polman untuk melakukan pendampingan pemupukan padi dengan menggunakan teknologi drone, apa lagi kondisi lahan persawahan masyarakar saat ini semakin keritis, sehingga kehadiran Biota di Kabupaten Polman hasil produksi petani bisa meningkat dan berkualitas.
“Pemupukan menggunakan drone sangat membantu petani,karena Dengan menggunakan drone,waktu yang digunakan cepat dan efesiensi
“Selain efisiensi waktu, penggunaan drone juga mengurangi risiko kerusakan tanaman akibat terinjak dengan pemupukan manual”,ucapnya.











