Lingkar Nusantara
MAKASSAR — Ajang lari nasional Kemala Run 2026 resmi diluncurkan dan tahun ini hadir dengan nuansa berbeda. Bhayangkari bersama Yayasan Kemala Bhayangkari membawa kemeriahan event tersebut ke Pulau Dewata, Bali.
Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 19 April 2026 di Bali United Training Center (BUTC), Kabupaten Gianyar. Event ini menargetkan sekitar 10.000 peserta dari tingkat nasional hingga internasional.
Peluncuran Kemala Run 2026 diumumkan dalam kegiatan Pre-Event & Press Conference yang digelar meriah di Pintu 6 Gelora Bung Karno, Senayan, dan diikuti ratusan pelari dari berbagai komunitas.
Kemala Run 2026 dirancang sebagai ajang yang inklusif dengan tiga kategori utama, yakni 21K (Half Marathon) untuk pelari profesional dan berpengalaman, 10K sebagai kategori menengah, serta 5K (Fun Run) yang ramah bagi pemula dan keluarga. Secara keseluruhan, terdapat 39 kelas pertandingan, termasuk kelas khusus TNI dan Polri.
Di Sulawesi Selatan, Polda Sulawesi Selatan turut ambil bagian dalam memeriahkan event tersebut. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari latihan intensif hingga sosialisasi kepada masyarakat dan komunitas lari.
Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, SIK, MH mengatakan pihaknya siap menurunkan atlet di seluruh kategori lomba.
“Kami beberapa hari ini telah melakukan latihan intens kepada personel dan Bhayangkari Polda Sulsel untuk memeriahkan Kemala Run 2026. Seluruh kategori, baik 21K, 10K, maupun 5K, sudah kami latihkan kepada calon peserta,” ujarnya.
Selain internal kepolisian, sosialisasi juga menyasar komunitas runners se-Sulawesi Selatan melalui media sosial, pemasangan papan reklame, hingga ajakan langsung kepada pelari di kawasan CPI Pantai Losari Makassar.
Menurut Kombes Adi, momentum Kemala Run 2026 menjadi ajang untuk menunjukkan wajah humanis Polri yang mendukung olahraga sebagai sarana membangun solidaritas nasional. Event ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial, termasuk kepedulian kepada korban bencana.











