Polman,Lingkar Nusantara– Rapat kerja antara Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar dengan Dinas Sosial (Dinsos) yang sedianya digelar pada hari Senin,(27/7/2026),namun karena anggaran yang diusulkan dinilai sangat rendah,yakni Rp.3 Miliar,sehingga diputuskan ditunda . Keputusan ini diambil setelah pihak dewan menilai rancangan usulan anggaran yang disampaikan Dinas Sosial terkait masih sangat minim dan belum memadai untuk pelaksanaan program yang direncanakan.
Ketua DPRD Kabupaten Polman,Fahry Fadly menyampaikan, penundaan ini bukan tanpa alasan, melainkan agar perencanaan nantinya benar-benar matang dan tepat sasaran. Ia meminta Dinas Sosial untuk memanfaatkan waktu penundaan ini guna mematangkan kembali rancangan anggaran sekaligus membenahi hal-hal yang menjadi prioritas utama.
“Kami meminta Dinsos fokus kepada dua hal pokok,yakni perbaikan data miskin agar tidak terjadi tumpang tindih maupun ketidaktepatan sasaran bantuan, dan kedua upaya nyata percepatan penurunan jumlah warga miskin di Kabupaten Polman,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, anggaran yang minim tentu akan sangat membatasi jangkauan pelayanan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Oleh karena itu, sebelum rapat dilanjutkan pada Kamis depan,kami meminta kepada dinas Sosial untuk menyusun kembali prioritas kegiatan beserta perhitungan kebutuhan dana yang proporsional dan memiliki dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.
Ketua Komisi IV DPRD Polman,Agus Pranoto juga menyampaikan bahwa pihaknya tetap siap menerima masukan dan berkoordinasi intensif dengan Dinsos guna menyempurnakan usulan tersebut. Jadwal rapat ulang direncanakan,Kamis,(30/7/2026)setelah Dinsos menyelesaikan penyempurnaan anggaran yang akan diusulkan ke DPRD”,ujarnya
Kepala Dinas Sosial Polman,H.Faisal Katohidar mengaku memahami keputusan tersebut dan berjanji akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Pihaknya akan melibatkan jajaran di tingkat kecamatan hingga desa untuk memverifikasi kembali data sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis yang selaras dengan arahan pimpinan dewan.
“Kami sangat menghargai catatan dari rekan-rekan dewan. Segera kami perbaiki data serta susunan usulan anggaran, sehingga nanti saat rapat dilanjutkan, semua hal sudah tersusun rapi demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Polman,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap dengan perbaikan data dan perencanaan anggaran yang tepat, berbagai program perlindungan sosial dapat berjalan lebih efektif, merata, dan mampu mengurangi angka kemiskinan secara signifikan di wilayah Polewali Mandar.(Skr)











