Polman, 24 Agustus 2026 – Semangat gotong royong dan kemandirian nyata ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Lemo Baru, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.
Mengisi momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga setempat menggelar acara Tasyakuran atas selesainya perbaikan jalan poros desa yang dibangun secara swadaya, yang dirangkaikan langsung dengan kemeriahan Pesta Rakyat, Senin malam (24/8/2026).
Hadir mewakili Bupati Polewali Mandar, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Dr. Aco Musaddad HM, S.Ag., M.Ag.,M.Si menyampaikan apresiasi yang mendalam dari pemerintah daerah atas inisiatif luar biasa masyarakat dalam membangun infrastruktur secara mandiri.
Acara ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Ajbar, jajaran Anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar, dan Propinsi Sulawesi Barat, perwakilan keluarga besar Anggota DPR RI Ratih Megasari Singkarru, unsur Forkopimcam dan Camat Binuang, Pimpinan Pondok Pesantren Al Washliyah Lemo H. Ismail, M.Ag., serta perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutan tertulis Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud yang dibacakan oleh Dr. Aco Musaddad HM, pemerintah daerah menegaskan bahwa perbaikan jalan poros ini merupakan bukti nyata dari luhurnya nilai gotong royong yang menjadi identitas asli bangsa Indonesia.”Perbaikan jalan poros yang kita resmikan hari ini bukan sekadar tentang aspal, semen, atau batu yang tertata rapi. Lebih dari itu, jalan ini adalah monumen hidup dari gotong royong dan kemandirian,” ujar Aco Musaddad saat membacakan sambutan Bupati Polman di hadapan ratusan warga yang hadir.
Bupati menyampaikan rasa bangga karena warga Dusun Lemo Baru tidak memilih berpangku tangan, melainkan bergerak bersama menjadi agen perubahan demi kepentingan lingkungan mereka sendiri.
Pemerintah Kabupaten telah membangun jalan sepanjang sekitar 270 meter, kemudian swadaya masyarakat sekitar 330 meter. Ini adalah Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan anggota dewan baik pusat, propinsi maupun kabupaten.
Aksi swadaya ini dinilai sebagai bentuk nasionalisme otentik dalam mengisi kemerdekaan yang berbasis dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Infrastruktur jalan yang kini telah representatif diharapkan mampu membuka urat nadi perekonomian lokal, mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Pemerintah Daerah Kabupaten Polewali Mandar juga menitipkan pesan inspiratif kepada seluruh masyarakat agar terus merawat semangat persatuan tersebut: “Kemajuan sebuah daerah tidak pernah ditentukan oleh seberapa besar anggaran yang dikucurkan, melainkan oleh seberapa besar cinta warga terhadap tanah kelahirannya. Dusun Lemo Baru telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti, melainkan tantangan untuk membangkitkan energi terbesar.
“Menutup rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan apresiasi kepada para donatur dan panitia pelaksana, serta pembukaan Pesta Rakyat HUT RI ke-81 secara tertib dan penuh suka cita. Sinergi swadaya masyarakat dan dukungan moral dari pemerintah ini diharapkan menjadi pemantik bagi desa-desa lain di Polewali Mandar untuk terus berinovasi dalam kemandirian daerah.











