Gerak cepat anggota polsek mallusetasi mengatur kendaraan yang mengantri di SPBU cilellang

BARRU MALLUSETASI, LINGNUSA. COM – Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU menjadi perhatian serius masyarakat Kabupaten Barru. Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Polsek Mallusetasi, Polres Barru, memperketat pengawasan di sejumlah SPBU yang berada di wilayah Kecamatan Mallusetasi.

Pengawasan terlihat di SPBU Desa Cilellang, Selasa (15/9/2026).

Sejumlah personel kepolisian tampak siaga mengawal proses pengisian BBM untuk memastikan antrean tetap tertib dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar.

Kehadiran aparat juga menjadi langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya penyalahgunaan atau penimbunan BBM bersubsidi yang berpotensi mengurangi ketersediaan BBM bagi masyarakat yang memang membutuhkan.

Persoalan ini sangat dirasakan oleh masyarakat kecil, khususnya petani dan nelayan, yang membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Ketika pasokan BBM terganggu, aktivitas ekonomi mereka pun ikut terdampak.

Di sisi lain, Bupati Barru dalam beberapa waktu terakhir juga turun langsung memantau kondisi antrean di sejumlah SPBU. Pemerintah daerah berupaya memastikan BBM bersubsidi benar-benar disalurkan kepada masyarakat sesuai peruntukannya.

Bupati juga mengingatkan pengelola SPBU agar tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat dan meminta seluruh proses penyaluran BBM subsidi dilakukan secara transparan serta sesuai ketentuan.

Sementara itu, pengawasan yang dilakukan personel Polsek Mallusetasi mendapat apresiasi masyarakat. Setelah petugas berada di lokasi, antrean kendaraan terlihat lebih tertib dan proses pengisian BBM berlangsung lebih lancar.

Warga berharap pengawasan tidak hanya dilakukan ketika antrean memanjang, tetapi dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan untuk mencegah terjadinya praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi polisi yang turun langsung mengawasi. Kami berharap BBM subsidi benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, terutama petani dan nelayan,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat juga meminta agar apabila ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan, penimbunan, atau distribusi BBM subsidi yang tidak sesuai ketentuan, dapat ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Bagi masyarakat Mallusetasi, kehadiran aparat di SPBU bukan sekadar mengatur antrean. Lebih dari itu, pengawasan tersebut menjadi bentuk kehadiran negara dalam memastikan BBM subsidi tidak dikuasai oleh segelintir pihak dan tetap dapat dinikmati masyarakat yang membutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *