Polman Lingnusa-Beberapa bulan yang lalu polda Sulawesi Barat(Sulbar) menemukan oli yang diduga palsu di Wonomulyo dengan jumlah yang cukup banyak, namun hingga saat ini, penangan dan tindak lanjut Polda Sulbar tidak jelas,alias jalan ditempat
“Ketidak jelasan proses penangan dan tindak lanjut kasus dugaan oli yang diduga palsu tersebut karena hingga saat ini belum ada kejelasan, apakah oli yang ditemukan benar benar palsu atau tidak”, kata Ketua DPP LSM Lembaga Pengawasan dan Brokrasi Politik Nusantara( LP-BPN )H. Yusuf dan Ketua LSM Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara(APKAN) DPD Polman, Rahman Yunus, Senin, 14/07/2025 kepada Media ini.
H. Yusuf menjelaskan, setahu saya gudang tempat penemuan oli yang diduga palsu itu adalah gudang pupuk, kenapa menjadi tempat penampungan oli. Hal yang sama juga disampaikan Rahman Yunus, lo kenapa menjadi penampungan oli? dan bagaimana penanganan Polda Sulbar?
“Akibat keberadaan oli tersebut sudah banyak menjadi korban, kendaraan nya mengalami kerusakan , sehingga Polda Sulbar harus mengutus tuntas untuk segera menemukan pelaku dan pemilik gudang dan sebaiknya gudang itu disegel”, tegas H. Yusuf dan Rahman Yunus.
Rahman Yunus menyebut, dirinya telah menyurat ke Mabes Polri terkait lambatnya proses penanganan kasus oli yang diduga palsu di Kabupaten Polman yang ditemukan langsung pihak Polda Sulbar beberapa bulan yang lalu”, sebut Rahman Yunus. (Skr)











