Polman Lingkar Nusantara.Com-Kegiatan tambang batu di Desa Patampanua,Kecamatan Matakali,Kabupaten Polewali Mandar(Polman )yang dikelolah Cv.Layout Tambang Ayumi Zalwa dikeluhkan Pondok Pesantren Ahlul Qur ‘an,karena suara bising alat berat sangat mengganggu aktifitas proses belajar mengajar.
Pimpinan pondok Pesantren Ahlul Qur’An Dr Mujahiddin,LC.MA menjelaskan,bahwa keberadaan tambang batu itu sangat dekat dari jalan poros Nasional dan lebih dekat lagi dari sekolah pesantren, hanya jarak sekitar 100 meter lebih dari Pesantren ini
“Ya,jaraknya hanya sekitar 100 meter lebih dari sekolah,sehingga kami sangat terganggu melaksanakan proses mengajar”,keluh Dr.Mujahiddin,LC.MA saat ditemui diruang kerjanya beberapa hari yang lalu.
Dr.Mujahiddin,tambahnya,suara bising alat berat tidak ada jedah, mulai pagi hingga larut malam.Saya biasa tinggalkan disini jam 10 malam,itu suara alat berat masih bunyi
“Proses mengajar yang paling terganggu dengan suara bising itu,yakni dilantai 3,suara bising lebih keras dibanding suara guru yang sedang mengajar”,Pungkas Dr.Mujahiddin.
Menanggapi hal tersebut ,Kepala Teknik Tambang(KTT)CV.Layout Tambang Ayumi Zalwa, Irfan saat ditemui dilokasi tambang menjelaskan, selama kami disini melaksanakan kegiatan mengelola tambang belum ada Orang datang mengeluhkan kegiata aktivitas tambang disini,tentunya kalau ada yang merasa terganggu dan terdampak pasti datang temui kita menyampaikan keluhan nya
“Selama kami disini belum ada warga yang datang menyampaikan keluhan nya.kami disini terbuka menerima siapa saja hingga jam 5 sore”,jelas Irfan saat ditemui dilokasi tambang beberapa hari yang lalu.
Irfan tambahnya,kami mempekerjakan tenaga kerja lokal lebih banyak,ketika ada yang komplain pasti merekalah yang duluan komplain.kalau suara alat berat biasa bunyi diwaktu malam hari,itu karena kami lembur ada perbaikan alat”,Pungkas Irfan.(Skr)

















