Polman,Lingnusa.Com- Lembaga Suadaya Masyarakat (LSM)Pemburu Keadilan kecewa terhadap pelayanan pihak Kantor pertanahan Kabupaten Polewali Mandar(Polman),Provinsi Sulawesi Barat(Sulbar)akhirnya melakukan aksi unjuk rasa, Senin, 3/2/2025.
Ketua umum LSM Pemburu Keadilan, Robert Pariakan,sangat kecewa terhadap pelayanan kantor Pertanahan Kabupaten Polman, karena ia sudah 8 bukan bermohon meminta surat hasil pengukuran lokasi milik Hajja Murni di Desa Kurma,Kecamatan Mapilli, namun hingga sekarang belum diberikan.
Kami menduga pihak Pertanahan Polman bekerja tidak profesional,sehingga surat hasil pengukuran belum kami diberikan hingga sekarang”,pungkas Robert.
Para pengunjuk rasa diterima diruang rapat kantor pertanahan dengan perwakilan 5 Orang,termasuk pemilik lahan,Hj.Murni,walaupun lama ber orasi dihalaman depan Kantor pertanahan baru ditemui.
Dalam pertemuan diruang rapat ,Pelaksana tugas(PLT) kasi sengketa,Ady Mukastono Mujahid,SH.MH menyampaikan permintaan maafnya Kepada Bapak-bapak pendemo,atas keterlambatan nya tadi diterima diluar,karena kepala pertanahan dan kasi pengukuran sedang mengikuti kegiatan di Mamuju,tadi juga saya sedang perjalanan ke Mumuju,namun dalam perjalanan tiba-tiba saya menerima telpon dari atasan,diperintahkan untuk segerah kembali ke Kantor menemui Bapak-bapak pendemo”,jelasnya.
“Karena hari ini,kami tidak lengkap,karena pertemuan ini sebaiknya ada kasi pengukuran,jadi pertemuan selanjutnya,kita agendakan ulang,Minggu depan,hari Kamis, kita rapat kembali membahas terkait tuntutan Bapak bapak “,jelas Ady Mukastono Mujahid.
Menanggapi hal adanya unjuk rasa hari ini yang dilakukan LSM Pemburu Keadilan,itu hal yang wajar,apa lagi dierah Demokrasi,itu hal yang wajar dan kami sebagai pelayan Masyarakat,tentunya kami tetap siap menerima aspirasi dari Masyarakat, dan mengenai tuntutan LSM Pemburu keadilan,tentunyanya kami akan pelajari dulu, dan akan ditindak lanjuti secepatnya”,terang Ady Mukastono Mujahid kepada Media ini,setelah menemui Pengunjuk rasa,Senin,3/2/2025.(Skr)











