ENREKANG, LINGNUSA. COM – 4 MEI 2025 Dalam rangka evaluasi dan refleksi 100 hari kerja, Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangga bersama Wakil Bupati H. Andi Tenri Liwang Latiro menggelar pertemuan bersama insan pers dan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang Pertemuan Bupati Enrekang pada Rabu, 4 Mei 2025.
Dalam pemaparannya, Bupati Yusuf Ritangga menekankan sejumlah capaian penting yang menjadi bukti komitmen pemerintahannya dalam membangun Kabupaten Enrekang. Di antaranya adalah peningkatan sistem layanan publik yang difokuskan untuk memperbaiki kualitas pelayanan masyarakat dalam waktu satu bulan pertama. Ia juga menyoroti pentingnya penegakan disiplin ASN serta gerakan sholat berjamaah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Enrekang.
“Kita ingin menghadirkan birokrasi yang disiplin, melayani, dan religius. Maka, gerakan sholat berjamaah dan ketegasan terhadap ASN yang tidak disiplin adalah langkah awal yang kami ambil,” tegas Bupati Yusuf.
Pemerintah Kabupaten Enrekang juga telah memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 tepat waktu bagi seluruh ASN. Selain itu, posko “Lapor Bupati” telah dibentuk sebagai wadah aspirasi dan pengaduan masyarakat secara langsung.
Di sektor pertanian, Pemkab Enrekang menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti combine harvester, traktor roda empat, hand traktor, pompa air, mesin perontok padi (power thresher), serta bibit jagung, bibit padi, dan penangkaran benih padi. Kolaborasi lintas sektor, terutama antara Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan dan konektivitas antarwilayah.
Dalam upaya pengembangan destinasi wisata, pemerintah juga mendorong pengembangan Buttu Macca sebagai destinasi wisata baru melalui kolaborasi dengan sektor pariwisata dan divisi ekonomi kreatif (ekraf).
Perbaikan kualitas layanan kesehatan juga menjadi fokus utama, termasuk peningkatan sarana dan prasarana di RSUD Massenrempulu serta penguatan jaringan internet dan layanan farmasi. Pemkab juga melakukan pengadaan dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar), serta menerima bantuan satu unit mobil bak sampah dari CSR Bank Sulselbar.
Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Enrekang hingga Mei 2025 telah mencapai Rp43 miliar atau 43 persen dari total target pendapatan yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan peningkatan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.
Bupati Yusuf Ritangga juga menyinggung program pendidikan yang menjadi perhatian khusus, yakni pembangunan Sekolah Rakyat dan rehabilitasi sejumlah sekolah. “Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, Alhamdulillah Enrekang mendapat perhatian khusus. Meski kita termasuk kabupaten dengan jumlah utang yang besar, kita menjadi yang pertama dalam pembayaran tunjangan gaji ASN,” tegasnya.
Wakil Bupati H. Andi Tenri Liwang Latiro menambahkan, “Alhamdulillah, apa yang kami capai selama 100 hari ini bukan hanya hasil kerja Bupati dan Wakil Bupati semata, tetapi juga berkat sinergi seluruh OPD dan dukungan masyarakat. Kami akan terus bekerja keras untuk menghadirkan perubahan nyata dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Enrekang.”
Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah dan media untuk menjalin komunikasi yang lebih erat dalam mengawal jalannya pemerintahan dan menyampaikan informasi yang transparan kepada masyarakat.(Yudi)











