PINRANG,LINGNUSA.COM – Suasana Sabtu pagi (30/8/2025) di halaman TK Negeri Pembina Pinrang berubah menjadi lautan keceriaan. Meski langit mendung namun udara sejuk menyelimuti, ribuan tawa dan sorak riang anak-anak bersama orang tua murid memeriahkan gelaran “Pelangi Budaya di Hari Merdeka”, sebuah rangkaian lomba seni dan budaya dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Acara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya bergema di kalangan orang dewasa, tetapi juga dihayati sepenuh hati oleh generasi emas bangsa sejak usia dini.
Dari panitia. ” Sponsor acara ini yang merupakan penopang suksesnya acara ini adalah, Para pengusaha di Kota Pinrang ini yakni antara lain ( ARJUNA FOTOGRAFI ), ( AL – CHA ICE CREAM & TEA), ( UD DAPUR KHALILA ), ( ADAM COLECTION BATULICIN ), ( ROTI SARI – ROTINYA INDONESIA), ( TOKO BAJU BODO TIROANG UPHIE SALON).
Kebersamaan Guru, Orang Tua, dan Siswa
Kepala TK Negeri Pembina Pinrang, Kasmiati Syafar, S.Pd, bersama para guru, sebagai MC yakni Ibu Mariana, S.Pd, dan Ketua Panitia Hastina, S.Pd, menggerakkan seluruh tenaga pengajar demi suksesnya acara ini yang merupakan Sesi kelanjutan dari pada kegiatan menyambut hari Kemerdekaan negara ini. nampak suasana dukungan penuh dari para orang tua siswa sehingga menambah semarak, menjadikan halaman sekolah dipenuhi semangat kebersamaan hingga menunjang suksesnya program pendidikan di sekolah TK ini. Para Tokoh yang sempat hadiri cara ini antara lain Korwil Kabupaten Bapak Hambali, S. Pd, Ibu Andi Deliana, Anggota Tiem Juri yang telah memberikan penilaian bagi anak – anak juarawan ini yaitu kepala sekolah SDN 14 Pinrang.
Korwil TK Pinrang, Hambali, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama sekolah dan orang tua yang dinilainya sebagai kunci keberhasilan pendidikan anak usia dini.
“TK Pembina Pinrang bukan hanya tempat belajar, tetapi juga rumah kedua bagi anak-anak kita. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar tentang budaya, seni, sportivitas, dan yang terpenting adalah cinta tanah air sejak dini,” ujarnya penuh semangat.
Panitia menjelaskan bahwa. ” pelangi Lomba Seni dan Budaya ini beberapa hari yang lalu di acara telah dapat menghasilkan Juara Juara terbaik dari berbagai lomba pada semarak 17 Agustus lalu, mulai dari seni, olahraga, hingga baca Alqur’aan.
Berikut para juara yang berhasil menorehkan prestasi dengan penilaian dari Juri dan banyak nya Laik di Medsos, yang sudah di tampilkan pada kontes yang di lalui antara lain yakni
Lomba Foto Genik: Juara 1 Nursyafalisa Laupe, Juara 2 Andi Aisya Manggabarani, Juara 3 Syahmika Ardiansa.
Lomba Isi Piringku: Juara 1 Andi Mika, Juara 2 Bagas Al-Farabi, Juara 3 Cahaya.
Lomba Mewarnai: Juara 1 Jihan, Juara 2 Shakira, Juara 3 Aidah.
Juara Harapan: Loli, Shafira, Soraya.
Lomba Baca Buku: Juara 1 Adam, Juara 2 Shafira dan Soraya.
Lomba Senam: Juara 1 Kelompok B1, Juara 2 B2, Juara 3 A.
Lomba Surah Pendek Al-Qur’an: Juara 1 Aisya, Juara 2 Nisa, Juara 3 Alif.
Lomba Nyanyian Solo: Juara 1 Inara, Juara 2 Andi Muka, Juara 3 Bagas.
Pada puncak acara ini pada jam menunjukkan 10:00 pagi terlihat panitia melalui petugas MC menampilkan anak-anak juarawan untuk peragakan tari – tarian yang di kuasainya di perlombaan yang lalu sontak membuat para penonton tepuk tangan sangat meriah terpukau oleh penampilan para kontestan yang lucu memukau dan bahkan penonton ikut pula bergoyang ikut irama tarian yang di lakoni anak TK ini.
Nuansa ini memperlihatkan betapa seni dan budaya dapat menjadi jembatan kebahagiaan antara sekolah, murid, dan para keluarga yang hadiri Pegelaran ini hingga kelak sedapat mungkin menanamkan faham Nasionalisme Sejak Dini di pendidikan tingkat PUD harapan berbagai sumber.
Sebagai akhir acara ini petugas MC laksanakan penerimaan hadiah hiburan bagi setiap anak TK yang juarawan di sertakan pula hadih tambahan berupa Buku Tabungan yang terisi Uang, berdasarkan beberapa keterangan berbagai pihak yang di himpun Awak Media ini, hingga terungkap bahwa momentum kontes ini bukan sekedar pertunjukan kebolehan Anak – anak TK para juarawan dari perlombaan yang di lalui melainkan juga sebagai sarana pendidikan karakter. Dengan tema “Pelangi Budaya di Hari Merdeka”, anak-anak diajak mencintai keberagaman sosial budaya dan seni, juga sebagai pembelajaran kedisiplinan, dan menumbuhkan rasa percaya diri pada anak – anak.
“kegiatan ini menjadi bekal bagi anak-anak untuk terus tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, cerdas, dan cinta tanah air,” harapan Kepala Sekolah Kasmiati Syafar, S. Pd.











