Peringatan Maulid Nabi di Masjid Darul Abrar Carawalip Cahaya Rasulullah Jadi Inspirasi Kebersamaan dan Kepedulian

Pinrang,Lingnusa– Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Masjid Darul Abrar Perumnas Carawali, Kabupaten Pinrang, saat segenap pengurus dan jamaah melaksanakan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW pada Sabtu malam (27/9) ba’da Isya.

Mengusung tema “Dengan Cahaya Rasulullah, Ciptakan Kebersamaan Wujudkan Rasa Peduli Saling Menghargai”, acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Mahmud Badi, S.Pd.I, dilanjutkan sambutan Ketua panitia sekaligus Ketua Pembangunan Masjid, Su Syukur Nemba, S. pd, M. Pd

Dirinya menyampaikan sambutanya bahwa dirinya dan segenap pengurus Masjid ini merasa bersyukur, bangga dan tersanjung karena kehadiran para undangan yang terhormat beserta hadirnya banya masayarakat BTN Cara Wali dan Masyarakat Dusun Carawali, dan apabila terdapat kesalahan dan kekurang dalam acara Maulid ini pihaknya mohon maaf sebesar besarnya, mengingat bahwa usaha manusia itu tentu selalu ada kekurangan dan kelebihan karena manusia itu memang tempatnya kesalahan dan tidak sempurna.

Pemerintah Kabupaten Pinrang turut memberi perhatian dengan hadirnya Asisten I, H. Syaharuddin, mewakili Bupati. Pada kesempatan itu, Ketua BAZNAS Pinrang, Drs. H. Muh. Tayyeb, M.Si, menyerahkan santunan kepada lima warga kurang mampu. Dalam laporannya, ia menegaskan bahwa BAZNAS Pinrang telah menyalurkan bantuan kepada lebih dari 500 pelajar dan masyarakat, dengan total dana mencapai Rp1,2 miliar, serta membangun kantor resmi BAZNAS yang sepenuhnya dibiayai dari dana umat.

Lima penerima santunan kali ini antara lain:

Ibu Nuraini

Ibu Darmiati

Ibu Muntaha

Bapak Amrullah

Muh Wasiat, Aci

Acara semakin khidmat dengan kehadiran tokoh masyarakat, tokoh agama, pejabat pemerintah, Babinsa, Kepala KUA Paleteang, serta warga Carawali dan sekitarnya.

Puncak peringatan Maulid menghadirkan hikmah Maulid yang dibawakan oleh Ketua Yayasan Al-Ikhlas DDI Mangkoso, Dr. H. Sayyid Safaruddin Latif, MM. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa Rasulullah Muhammad SAW adalah Nabi pilihan dengan akhlak paling sempurna, teladan yang harus dihidupkan dalam rumah tangga dan kehidupan sehari-hari.

“Marilah kita mencontoh akhlak Nabi agar menjadi manusia mulia di sisi Allah, dimuliakan di dunia dan akhirat,” pesan beliau yang disambut penuh perhatian oleh jamaah.

Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Retorika sang penceramah membuat jamaah larut dalam hikmah Maulid dan tawajjuh s hingga menjadikan malam itu bukan sekadar peringatan, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Han).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *