Parepare, Lingnusa.com, 20/12/2025 – Proses demokrasi tingkat dasar melalui Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, telah berlangsung sukses besar pada hari ini, Sabtu (20/12), bertempat di Jalan Angsa.
Kegiatan pemilihan yang
dikoordinasikan langsung oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Galung Maloang, Fahrul, ini ditutup tepat pukul 14.15 WITA.
Pemilihan ini bertujuan untuk menentukan pengurus RT dan RW baru yang akan mengabdi untuk periode 2025-2030. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, dibuktikan dengan partisipasi masyarakat yg hampir menyentuh angka yg sempurna. Dari total 188 daftar pemilih tetap, sebanyak 166 warga hadir untuk menggunakan hak suaranya.
Proses pemilihan berjalan lancar dan kondusif, diikuti oleh empat calon ketua RT dan dua calon ketua RW. Setelah penghitungan suara, panitia pemilihan menetapkan hasil sebagai berikut:
*Ketua RT 01: SITTI MARYAM (meraih 62 suara)
*Ketua RT 02: ASNI (meraih 29 suara)
*Ketua RW 01: HERLINA (meraih 117 suara)
Panitia pemilihan telah mengesahkan hasil tersebut dan akan segera mengumumkannya secara resmi kepada seluruh masyarakat setempat.
Zulkifli Farid,selaku Lurah Galung Maloang yg ikut yg memantau perkembangan demokrasi kecil ini, menyatakan pelaksanaan pemilihan berjalan baik berkat partisipasi masyarakat dan kerjasama semua pihak.
“Alhamdulillah pelaksanaan Pemilihan Ketua RW & RT mulai dr tahapan awal sampai akhir berjalan dgn baik, lancar dan kondusif,” Ujarnya.
“Hal ini bisa berjalan lancar berkat bantuan dan kerjasama semua pihak, termasuk di dalamnya Panitia Penyelenggara, mitra kita dari TNI dan Polri yang senantiasa mengawal kegiatan ini sampai akhir, serta yang paling penting adalah partisipasi masyarakat yang begitu antusias,” tambah Zulkifli Farid,S.E S.H sebagai lurah Galung maloang.
Masyarakat Kelurahan Galung Maloang menaruh harapan besar kepada para pengurus yang baru terpilih. Diharapkan, kepemimpinan yang baru ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Sebagai evaluasi, panitia merekomendasikan agar pelaksanaan di masa mendatang tetap mempertahankan partisipasi masyarakat yang tinggi, serta senantiasa mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap prosesnya.











