PAREPARE, Lingnusa.com, 20 Januari 2026, -Dalam upaya memperkuat karakter siswa dan membangun kolaborasi positif antara pihak sekolah dengan keluarga, SMPN 8 Parepare menggelar kegiatan Sosialisasi Gerakan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH). Acara yang berlangsung di Ruang Perpustakaan SMPN 8 Parepare ini menghadirkan para orang tua/wali murid untuk mendampingi putra-putri mereka secara langsung.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam kepada orang tua mengenai pola pendidikan anak yang selaras antara sekolah dan rumah. Dengan sinergi ini, diharapkan nilai-nilai positif yang diajarkan di sekolah dapat langsung terimplementasi dalam lingkungan keluarga.
Hadir sebagai pemateri utama, Dr. Hj. Dahlan, menyampaikan materi dengan sangat atraktif dan komunikatif. Dalam paparannya, beliau menekankan delapan pokok penting dalam pembentukan karakter anak, yakni: Religius, Bermoral, Sehat, Cerdas, Kreatif, Disiplin, Mandiri, dan Bermanfaat.
“Selain menjadi cerdas, anak-anak juga harus religius dan ditanamkan etika serta adab moralitas sejak dini. Karena sesungguhnya adab jauh lebih penting daripada ilmu,” tegas Dr. Dahlan di hadapan para wali murid.
Suasana sosialisasi berlangsung semarak dan jauh dari kesan kaku. Untuk menghidupkan suasana, Dr. Dahlan sesekali menyelipkan kutipan hadits sebagai referensi penguat argumennya, serta beberapa kali bernyanyi untuk menghibur dan menjaga antusiasme para hadirin agar tidak mengantuk.
Melalui gerakan 7 KAIH ini, SMPN 8 Parepare berharap dapat mengawali perubahan perilaku siswa ke arah yang lebih baik. Salah satu target utama dari kegiatan ini adalah memutus mata rantai dan menghilangkan segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Dengan adanya pemahaman yang sama antara orang tua dan guru, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak menjadi pribadi yang hebat dan berkarakter mulia.
Pahit Lidah











