Berita  

Kasat Lantas Polres Parepare : Balap Liar Ditindak Tegas, Kendaraan Ditahan 3 Bulan dan Denda Maksimal

Lingkar Nusantara

PAREPARE — Komitmen Satuan Lalu Lintas Polres Parepare dalam menekan pelanggaran lalu lintas, khususnya praktik balap liar, terus diperlihatkan tanpa kompromi. Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, aparat mencatat 11 pelanggaran lalu lintas yang mayoritas dilakukan pengendara roda dua, Minggu (8/2/2026).

Kasat Lantas Polres Parepare, AKP Muh. Arsyad, menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Pallawa 2026 pada dasarnya merupakan operasi kepolisian yang mengedepankan pendekatan simpatik dan persuasif kepada masyarakat. Meski demikian, penindakan tetap dilakukan terhadap pelanggaran yang terlihat secara kasat mata.

“Operasi ini memang berkarakter simpatik, namun pelanggaran lalu lintas yang kasat mata  tetap kami tindak. Hingga hari ketujuh, sudah ada 11 pelanggaran yang kami tindak dan didominasi kendaraan sepeda motor,” ujar AKP Arsyad saat ditemui.

Terkait praktik balap liar, AKP Arsyad menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi. Ia menekankan, setiap pelaku balap liar yang tertangkap tangan akan dikenakan sanksi tegas berupa tilang dengan denda maksimal, disertai penahanan kendaraan selama tiga bulan berturut-turut.

“Komitmen kami tidak berubah. Bagi pelaku balap liar yang tertangkap, kendaraannya kami tahan selama tiga bulan dan dikenakan denda maksimal. Apalagi saat ini menjelang bulan suci Ramadhan, penindakan tetap kami lakukan.” tegasnya.

Selain balap liar, Sat Lantas Polres Parepare juga memberi perhatian serius terhadap penggunaan knalpot tidak sesuai standar (knalpot brong). AKP Arsyad memastikan, setiap kendaraan yang kedapatan menggunakan knalpot bising akan langsung ditindak.

“Tidak ada kompromi untuk knalpot brong. Solusinya hanya satu, ganti dengan knalpot standar pabrikan. Jika kami temukan, pasti kami tindak tegas,” pungkasnya.

Melalui Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Sat Lantas Polres Parepare berharap dapat meningkatkan kesadaran berlalu lintas sekaligus menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *