Lingkar Nusantara
Parepare – Kepolisian Resor (Polres) Parepare melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menggelar pembukaan Kursus Keamanan Pangan Siap Saji bagi pengelola dan penjamah pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (10/2), di SPPG Polres Parepare, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 Wita tersebut diikuti oleh 47 relawan dan karyawan SPPG Polres Parepare Kecamatan Bacukiki Barat. Kursus ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam aspek keamanan pangan, higiene, sanitasi, serta pemenuhan gizi guna mendukung pelaksanaan Program MBG.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare Ilham Willem, SKM, M.Kes., Ketua Bhayangkari Cabang Parepare Ny. Mira Indra, Kapolsek Bacukiki AKP Bustam Tarika, Kepala Puskesmas Lumpue Uais Alqarni, S.ST., serta Kepala MBG SPPG Polres Parepare Kecamatan Bacukiki Barat Muhammad Nur Akram Malam, S.E.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian materi awal dan pelaksanaan pretest kepada peserta, dilanjutkan dengan pembukaan resmi serta sambutan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare. Setelah itu, panitia pelaksana melakukan pendataan dan absensi peserta kursus.
Materi kursus meliputi Kebijakan Keamanan Pangan Siap Saji yang disampaikan oleh Edi Kusuma Suhardi, SKM, tahapan produksi pangan siap saji oleh Yusri, SKM, higiene perorangan oleh Fitriani, SKM, M.Kes., serta cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan oleh Aisja, SKM.
Setelah jeda istirahat, peserta menerima materi pemeliharaan lingkungan kerja serta pengendalian vektor dan binatang pembawa penyakit yang disampaikan oleh Deasy Angrelia, SKM, serta materi pembersihan dan sanitasi peralatan oleh panitia pelaksana.
Di sela kegiatan, Ketua Bhayangkari Cabang Parepare Ny. Mira Indra didampingi Kapolsek Bacukiki bersama Ketua SPPG Polres Parepare Kecamatan Bacukiki Barat melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi dan kesiapan sarana serta prasarana SPPG Polres Parepare.
Kursus Keamanan Pangan Siap Saji ini dijadwalkan berlangsung hingga pukul 16.00 Wita sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan panitia. Selain memberikan pemahaman tentang keamanan pangan dan gizi, pelatihan ini juga mencakup penanganan makanan, teknik pengolahan dan memasak, manajemen dapur, serta peningkatan profesionalisme melalui sertifikasi profesi sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).











