Berita  

Waka Polres Parepare Hadiri Upacara Harkitnas ke-118, Semangat Persatuan Kembali Digaungkan

Lingkar Nusantara

PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Bina Lipu, Jalan Jalur Dua, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Rabu (20/5/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WITA itu turut dihadiri Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin, S.H., M.H., M.Si bersama unsur Forkopimda, jajaran Pemkot Parepare, serta tokoh organisasi kepemudaan.

Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, S.E., M.H bertindak selaku pembina upacara, sementara Camat Bacukiki Barat Ardiansyah, S.STP., M.Si dipercaya sebagai pemimpin upacara.

Selain Wakapolres Parepare, tampak hadir Dandim 1405/Parepare Letkol Inf Erwin Hidayat, S.I.P, Kepala Kejaksaan Negeri Parepare Darfiah, S.H., M.H, Sekda Parepare Amarun Agung Hamka, S.STP., M.Si, para pimpinan SKPD, camat dan lurah se-Kota Parepare hingga unsur Pemuda Pancasila.

Upacara berlangsung khidmat dengan dukungan satu regu korsik Satpol PP serta 10 peleton ASN lingkup Pemerintah Kota Parepare yang mengikuti jalannya kegiatan secara tertib.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Parepare membacakan sambutan seragam Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Dalam amanatnya ditegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum sejarah lahirnya kesadaran persatuan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908.

“Peristiwa tersebut menjadi fajar kebangkitan ketika kaum terpelajar mulai menyatukan kekuatan dan pikiran melampaui sekat-sekat kedaerahan,” bunyi kutipan amanat tersebut.

Amanat itu juga menekankan bahwa kebangkitan nasional bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan proses berkelanjutan dalam menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan identitas bangsa.

Adapun tema Harkitnas tahun 2026 yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang menggambarkan pentingnya menjaga generasi penerus demi masa depan Indonesia yang kuat dan berdaulat.

Kehadiran unsur TNI-Polri bersama pemerintah daerah dalam upacara tersebut menjadi simbol soliditas dan komitmen bersama dalam menjaga semangat nasionalisme, persatuan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *