Polman, Lingkar Nusantara–Berkurangnya jatah gas elpiji 3 kilogram yang diterima sejumlah pangkalan di Kabupaten Polewali Mandar(Polman),sesuai yang diberitakan sejumlah Media online kemarin.
Bidang standarisasi perlindungan konsumen pada Dinas Perindustrian, Perdagangan,Koperasi dan Usaha Kecil Menengah(Disperindagkop)Kabupaten Polman, Heriyanto, menjelaskan, bahwa kurangnya jatah pasokan yang diterima sejumlah pangkalan,itu disebabkan adanya gejolak perang di Timur Tengah, kapal yang memuat Gas elpiji termasuk BBM terkendala masuk ke-Wilayah Indonesia
“Kekurangnya yang diterima sejumlah pangkalan, itu sudah ditutupi(diganti)”, ungkapnya”,Jum’at, 19/6/2026.
Heriyanto akui,bahwa untuk bulan juni ini,pangkalan di Polman kuotanya sudah kembali normal sesuai jatah sebelum nya, karena 3 Agen telah menerima penambahan kuota dari Pertamina,yakani PT. Hapsa Utama Gas, Kencana dan PT.Reski,sehingga pangkalan dari 3 agen tersebut telah menerima penambahan sesuai kuota yang diterima sebelum nya”, jelas Heriyanto.
Heriyanto juga akui,pihaknya tidak menyampaikan, baik secara lisan maupun secara tertulis kepada pihak pangkalan kalau ada pengurangan atau penyesuaian kuota, karena Pertamina maupun Agen tidak menyampaikan juga kekami kalau ada penyesuaian atau pengurangan kuota kepada pangkalan, karena akibat perang di Timur tengah
“Kami baru tahu kalau ada penyesuain atau pengurangan kuota tabung gas elpiji 3 Kg terhadap sejumlah pangkalan di Polman.Pertamina atau Agen tidak mengeluarkan surat pemberitahuan secara resmi kepada pangkalan, karena perang ditimur tengah adalah isu Nasional”, pungkas Heryanto. (Skr)











