Berita Seputar Nusantara
Kumpulan Beria Kriminal

Hasil Kerja Keras Lintas Sektor,ATS Di Polman Turun Drastis Hingga 24,69 Persen

Polman,Lingkar Nusantara— Penurunan Angka Tidak Sekolah(ATS) di Kabupaten Polewali Mandar mencapai suatu  titik terang dalam dunia pendidikan. Lewat kerja keras lintas sektor dan komitmen berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berhasil menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) secara signifikan hingga 24,69 persen.

Berdasarkan data laporan capaian terbaru Oktober Tahun 2026, jumlah anak tidak sekolah yang sebelumnya meloncat di angka 11.245 anak, kini berhasil dipangkas menjadi 8.469 anak. Artinya, sebanyak 2.776 anak di Polewali Mandar kini telah terbebas dari status ATS dan memiliki peluang masa depan yang lebih cerah.

Dua langkah Keberhasilan Pemkab Polman menurungkan ATS,diantaranya,

1. Intervensi dan Pendampingan Langsung: Penanganan konkret di lapangan untuk merangkul dan mendampingi anak-anak yang benar-benar putus sekolah agar bisa kembali duduk di bangku kelas.

2. Koreksi dan Validasi Data Lapangan: Pembenahan tata kelola administrasi secara masif. Dalam prosesnya, ditemukan banyak anak yang sebenarnya masih aktif mengenyam pendidikan, namun terdata sebagai ATS akibat kendala administrasi—seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang belum terintegrasi atau ketidaksinkronan data kependudukan.

Gotong Royong Lintas Sektor

Pemerintah Daerah menegaskan bahwa kesuksesan ini merupakan buah dari kolaborasi dan sinergi yang kokoh di semua lini yang telah dilakukan sejak tahun 2025 :

  Komitmen Bupati Polewali Mandar: Arahan, perhatian, serta komitmen kuat dari pimpinan daerah menjadi daya dorong utama yang menggerakkan seluruh instansi bergerak seirama.

Eksekusi Tepat Sasaran: Dinas Pendidikan Kabupaten Polewali Mandar merespons cepat arahan pimpinan dengan menajamkan berbagai program pengembalian anak ke sekolah.

Sinergi Provinsi dan Aksi Relawan: Dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat melalui penyiapan tim relawan yang turun langsung dari rumah ke rumah (door-to-door).

Garda Terdepan Desa & Sekolah: Keaktifan para admin/operator desa dan operator satuan pendidikan dalam mengonfirmasi serta memutakhirkan data faktual warga di lapangan.

Pendampingan Lembaga: Pendampingan masif dari Tim Harmonisasi Assami serta keselarasan program dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Barat.

Menjaga Asa dan Harapan Masa Depan.

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menegaskan bahwa langkah ini belum berhenti. Pemantauan secara berkala, penguatan koordinasi, dan pemutakhiran data ATS akan terus ditingkatkan agar seluruh bantuan dan intervensi pendidikan benar-benar tepat sasaran.

Lewat semangat gotong royong ini, Pemkab Polman optimistis setiap anak di Polewali Mandar dapat kembali menikmati hak dasarnya: belajar, berkarya, dan menggapai cita-cita di sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *