SYUKUR HT
POLMAN,LINGKAR NUSANTARA– Konferensi Ikatan Guru Tingkat Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Cabang Polewali dan Pendidikan Guru Republik Indonesi(PGRI)Cabang Polewali resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar, Rabu(4/11/2026) di Sekretariat Kwartir Ranting Pramuka Cabang Polewali. Kegiatan ini menjadi ajang memilih kepengurusan baru serta menyusun langkah‑langkah peningkatan mutu pendidikan anak usia dini menuju Polman lebih baik.
Konfrensi IGTKI-PGRI tersebut, dengan semangat Profesionalisme dan Inovasi untuk pendidikan anak usia dini yang lebih baik dengan mengusung tema”membangun IGTKI-PGRI yang adaktif,kolaborasi,transpormatif dalam menyiapkan Indonesia emas dan bergerak bersama untuk memajukan Pendidikan anak usia dini”.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan sekali Gus Ketua PGRI Kabupaten Polman,H.Arifin Yambas,Ketua PGRI Cabang Polewali,H.Muhammad Yusuf Palontjongi,Camat Polewali,Ketua IGTKI Kabupaten Polman,Maimunah,S,Pd.,M,PD,dan semua Guru TK/PAUD se-Kecamatan Polewali.
Dalam sambutannya, Kepala Disdikbud dan sekali Gus Ketua PGRI Kabupaten Polman,H.Arifin Yambas menjelaskan bahwa organisasi guru‑guru PAUD dan TK memiliki posisi penting untuk menjadikan pendidikan usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter anak. Ia berharap pengurus yang baru terpilih tidak hanya bekerja di tingkat administrasi, tetapi mampu menghasilkan program‑program yang berwujud atau output nyata.
“Kami berharap pengurus baru bisa menghasilkan output yang jelas dan terukur, bukan hanya berkumpul dan membuat rapat saja. Tunjukkan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran PAUD dan TK di seluruh wilayah Polewali Mandar,” ujar Arifin Yambas.
Lebih lanjut,Beliau mengajak seluruh anggota untuk memperkuat sinergi dengan Dinas Pendidikan, menyampaikan persoalan‑persoalan di lapangan, dan bersama‑sama mencari solusi agar layanan pendidikan anak usia dini semakin merata dan berkualitas”,jelasnya.
Sementara itu, ketua IGTKI Cabang Polman,Maimunah,S,Pd.,M,Pd menjelaskan bahwa Guru Taman Kanak-Kanak adalah ujung tombak dalam memajukan Pendidikan Anak Usia Dini di daerah kita ini. Di tangan kitalah fondasi karakter dan kecerdasan anak-anak dibangun sejak usia dini. Jika fondasinya kuat, maka masa depan anak-anak kita akan lebih kokoh,” ujarnya.
Lebih lanjut,Maimunah menyebutkan bahwa konferensi ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momen penting untuk memperkuat komitmen bersama para guru PAUD dan TK agar terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme diri.
“Melalui konferensi ini, mari kita pererat persatuan, saling berbagi pengalaman, dan terus belajar agar layanan pendidikan bagi anak-anak kita semakin berkualitas. Kita sadar, tugas kita tidaklah ringan, namun sangat mulia. Semoga kita semua diberi kekuatan dan semangat untuk terus berkarya mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” pungkasnya.











