Dirga-Iskandar,Photo Dikertas Surat Suara Mengenakan Jas,Peci Hitam Dan Dasi Biru Menarik Perhatian Publik

Polman     Lingkar     Nusantara.    Com –  Pasangan  calon (paslon)  Bupati   dan Wakil  Bupati  Polman,  nomor urut  4 Dirga Adhi Putra Singkarru  – Iskandar Muda    Baharuddin    Lopa     berhasil menarik perhatian publik dengan tampil mengenakan    Jas,   peci  hitam,  dengan dasi biru pada foto resmi di surat suara untuk   Pilkada    Polman    2024,   yang rencananya digelar pada 27 November 2024  mendatang.

 

Penampilan    Photo   Paslon   dengan akronim “, DIGASKAN” di Kertas surat suara  ini dianggap membawa pesan yang      kuat    dan     penuh     makna, memperlihatkan keseriusan mereka dalam mengemban amanah masyarakat.

Penampilan    yang    dipilih    ini bukan hanya    sekadar     simbol,   melainkan cerminan     dari     visi   dan misi Dirga-Iskandar       untuk        menghadirkan kepemimpinan yang tenang dan kokoh. Peci    hitam   yang    dikenakan   di atas kepala mereka menunjukkan bahwa mereka tidak melupakan akar budaya dan nilai-nilai ke Agamaan yang kuat dalam      perjalanan        hidup     dan kepemimpinannya.

Sementara jas hitam menyampaikan  pesan profesionalisme dan keseriusan mereka dalam melaksanakan tugas, selain itu  Warna biru yang mereka pilih sebagai warna dasi melambangkan ketenangan, stabilitas, serta kepercayaan diri dalam membawa  keinginan perubahan positif bagi masyarakat Polewali Mandar.

Menurut keterangan dari tim pemenangan Dirga-Iskandar,  Amri Atjo Babo juga merupakan Ketua Bappilu Nasdem Sulbar pemilihan pakaian formal tersebut bukan sekadar gaya, melainkan mencerminkan komitmen paslon dengan Akronim “DIGASKAN” ini dalam memberikan pelayanan terbaik serta membawa perubahan signifikan bagi Polewali Mandar.

“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Paslon Dirga dan Iskandar adalah pasangan yang siap bekerja profesional, tegas, dan berdedikasi tinggi, tanpa melupakan nilai – nilai agama dan akar budaya Polewali Mandar”ungkapnya”.

Selain itu, jas yang dikenakan  Dirga dan Iskandar juga melambangkan kredibilitas, serta pengalaman yang mereka miliki. Hal ini diharapkan dapat menjadi simbol kepercayaan dan kenyamanan bagi para pemilih, bahwa paslon ini dapat dipercaya untuk memimpin Polewali  Mandar menuju perubahan yang lebih baik.

Sementara itu,  salah satu pengamat politik di Polewali Mandar, Umar menilai bahwa pemilihan jas sebagai tampilan di surat suara dapat memengaruhi persepsi masyarakat. .

“Gaya berpakaian formal di surat suara bisa menjadi strategi paslon untuk menunjukkan, keseriusan , ketegasan dan profesionalitas mereka,” ujarnya”.

Dengan citra ini, Paslon Dirga-Iskandar berharap bisa meraih simpati dan dukungan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan visi mereka akan perubahan yang lebih baik bagi Polewali Mandar.

Bagi Dirga – Iskandar, setiap pilihan yang diambil, baik dalam penampilan maupun kebijakan, adalah bentuk komitmen untuk menciptakan pemerintahan yang mengayomi dan memajukan  kesejahteraan rakyat, Sekaligus menunjukkan kesiapan mereka untuk memimpin Polewali Mandar. (Skr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *